Al Nasr Takut Kehilangan Pemain Indonesia Palsu, Wanderley Santos

Striker naturalisasi gadungan asal Brasil itu telah diskorsing oleh konfederasi sepakbola Asia atau AFC terkait masalah tersebut.
Itu adalah kejutan bagi kami semua dan saya benar-benar tidak tahu bagaimana ketidakhadirannya akan mempengaruhi tim kami, ucap pelatih Al Nasr, Ivan Jovanovic, beberapa waktu lalu.
Tim legal kami sekarang harus secepatnya mengambil kendali tentang ini, dan dari sisi kami harus sepenuhnya fokus pada latihan serta bekerja keras untuk pertandingan mendatang, tambahnya.
Dari pihak manajemen Al Nasr sendiri yakin bahwa paspor Indonesia yang digunakan Wanderley Santos adalah asli.
Asia atau AFC telah mengganjar Wanderley Santos dengan hukuman sementara berupa larangan bertanding selama 60 hari guna keperluan penyelidikan. Manajemen Al Nasr pun memberikan reaksinya.
Kuasa hukum kami sudah menerima dokumen yang diperlukan dan akan kami kirim ke AFC sebagai respons klub, tukas Humaid Al Tayer, salah satu petinggi Al Nasr.
Kami ada di belakangnya karena kami mendatangkan dia dan mengontraknya setelah meneliti seluruh dokumen yang dibutuhkan. Kami juga mengharapkan fans hanya mendengar pernyataan resmi klub agar tidak semakin bingung perihal status sang pemain, lanjutnya.
Sebelumnya, pihak imigrasi Republik Indonesia juga telah memastikan bahwa paspor Indonesia yang digunakan oleh Wanderley Santos adalah palsu. Data tentang orang yang bersangkutan terkait pemain naturalisasi Timnas Indonesia juga tidak ditemukan.
Setelah dilakukan pengecekan data identitas atas nama Wanderley Santos Monteiro Junior maupun Santos Monteiro Junior, tidak ada nama yang bersangkutan, tegas Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi, Heru Santoso.

michaelkorsoutletsonlinesale.com Situs Agen SBobet terpercaya