Jose Mourinho Bela Karir David Moyes di MU

Namun menurut Jose Mourinho, saat itu Moyes hanya sedang sial saja dan tak menganggap bahwa Moyes adalah manajer yang buruk hanya karena kegagalannya di Old Trafford tersebut.
Moyes memang menjadi The Chosen One setelah ia dipilih oleh Sir Alex Ferguson untuk meneruskan tongkat kepemimpinannya di United. Namun sayangnya, segalanya tidak berjalan mulus bagi Moyes meski ia berhasil meraih gelar juara FA Community Shield. Terbukti ketika Moyes sudah kehilangan jabatannya pada April 2014 atau ketika ia belum genap semusim menukangi United.
Saya tidak merasa bahwa ekspektasi yang besar menjadi sebuah beban. Saya merasakan sejarah besar klub ini. Tapi jika kamu mendapati situasi dimana kamu harus meneruskan sebuah kisah sukses, maka itu adalah cerita lain. Memiliki para pemain seperti Gary Neville, Paul Scholes, Ryan Giggs, David Beckham, dan Nicky Butt pada usia 25 atau 26 atau 27 tahun jelas berbeda dibanding memiliki mereka di usia 30, 31, atau 32 tahun, terang Mourinho.
David tidak memiliki mereka di dalam tim dan tentu saja hal itu bisa memberikan pengaruh. Dalam periode tertentu ketika David datang, situasi yang ada tidak bagus. Tidak mudah ketika kamu masuk ke dalam tim dan harus meneruskan tren kemenangan yang ada. Dan satu hal yang terpenting adalah Premier League sudah berubah.
Setelah dari Manchester United, ia pergi untuk melatih di Spanyol (Real Sociedad). Disana ia mendapatkan banyak pengalaman baru dan kemudian balik melatih ke Inggris. Saya rasa ia sudah bangkit dan itulah yang harus kita lakukan.
Mourinho sendiri tentu saja harus berjuang agar tidak bernasib seperti Moyes di United. Pasalnya tim asuhannya saat ini bisa dibilang tidak jauh lebih baik dibandingkan bagaimana performa United di era Moyes dahulu.

michaelkorsoutletsonlinesale.com asia togel Sumber: Sidomi