Edarkan Sabu, Pasutri Diringkus

Rimanews – Unit Reserse Kriminal Polsekta Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan, menangkap pasangan suami istri dan pelaku lain yang kedapatan mengedarkan narkotika jenis sabu dan ekstasi di wilayah itu. “Penangkapan suami istri itu hasil pengembangan dari para kurir mereka yang telah tertangkap lebih dulu,” kata Kapolsekta Banjarmasin Barat Kompol Wendi Otniel Simanjuntak SIK melalui Kanit Reskrim AKP A Rizky di Banjarmasin, Selasa (24/2). Baca Juga Partai Pendukung Tidak Lagi All Out Menangkan Ahok BPBD: Empat Warga Pidie Jaya Meninggal Dunia Korban Gempa Pidie, Satu Meninggal Puluhan Luka-Luka Ia mengatakan penangkapan berawal dari tertangkapnya MR bersama BN warga Banjarmasin di samping Hotel Valeria Jalan Zafri Jam-Jam Banjarmasin Barat. Dari kedua pelaku itu polisi berhasil melakukan penyitaan barang bukti narkoba sebanyak tiga paket sabu-sabu dengan berat 54 gram dan 27 butir ekstasi yang diduga ineks. Selanjutnya polisi langsung mengembangkan kasus tersebut dan berdasarkan penuturkan kedua pelaku MR dan BN barang haram itu didapat dari HF warga Jalan Veteran Banjarmasin dan HF kemudian ditangkap di Jalan Ahmad Yani Km 2,5 Banjarmasin. Polisi kembali melakukan penyitaan barang bukti dari tangan HF berupa sab-sabu seberat 50 gram. Namun itu belum cukup bagi polisi dan terus melakukan pengembangan dengan mengintrogasi HF. HF kemudian bersuara dan mengatakan kepada polisi sabu-sabu tersebut berasal dari AF dan SN sepasang suami istri yang merupakan warga Jalan Veteran Simpang SMPN 7 Banjarmasin. Polisipun langsung melakukan penangkapan terhadap kedua suami istri yang sedang santai di rumah dan tanpa banyak bicara kedua suami istri itu digiring ke Polsekta Banjarmasin Barat. “Dari lima pelaku itu diketahui bahwa narkoba itu berasal dari sepasang suami istri itu dan kini sudah kami tangkap,” tuturnya saat menggelar kasus tersebut. Total barang bukti yang berhasil disita dari para pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu diketahui sabu-sabu seberat 125 gram dan ekstasi jenis ineks sebanyak 27 butir logo mercy dan bintang. Mereka semua ditangkap pada Sabtu (14/2) jam 14.00 Wita hingga Minggu (15/2) dini hari. “Kasus ini terus kami kembangkan dan kelima orang pelaku saling berkaitan serta merupakan sutu jaringan pengedar sabu, tidak menutup kemungkinan ada bandar besar di atas mereka,” ucap pria yang baru saja menjabat sebagai Kanit Reskrim itu. Para pelaku sudah ditahan guna proses hukum lebih lanjut dan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara mereka akan dijerat dengan UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan diancam hukuman minimal 5 tahun penjara. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Pengedar Sabu , Polsekta Banjarmasin , Kalimantan Selatan , kriminal , Nasional

Sumber: RimaNews