Kertas Fotokopi APP-J Kuasai 25% Pasar Jepang

Tokyo – Memasuki tahun ke-19, Asia Pulp and Paper Jepang (APP-J) menguasai 25 persen pasar kertas fotokopi di Jepang. Konsumsi kertas fotokopi oleh rumah tangga tetap tinggi, sehingga bisa mengompensasi penurunan konsumsi kertas dan kertas koran. “Penjualan kertas fotokopi dan kertas tisu masih tetap bagus di Jepang,” ujar Kepala Perwakilan APP-J Tan Ui Sian di sela-sela Pameran EcoPro 2016 di Tokyo, Sabtu (10/12). Pameran yang berlangsung tiga hari–Kamis (8/12) hingga Sabtu–dikunjungi sekitar 18.000 orang. Stan APP-J termasuk favorit, dikunjungi sekitar 9.000 orang atau 3.000 per hari. APP-J didirikan 1997 dengan komposisi saham fifty-fifty antara APP dan Itochu, salah satu grup usaha terbesar di Jepang. Namun, beberapa tahun lalu, kepemilikan Itochu tinggal 14 persen. Sekitar 86 persen saham APP-J dimiliki APP. APP-J sepenuhnya perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, yakni mengimpor berbagai jenis kertas, mulai dari tisu, kertas koran, kertas printer, hingga kertas untuk buku tulis. Terbesar adalah impor dari Indonesia, sedang impor dari RRT menempati peringkat kedua. “Tahun 2015, penjualan APP Jepang mencapai US$ 800 juta,” kata Tan. Dalam beberapa tahun terakhir, penjualan APP -J relatif stabil. Penurunan penjualan kertas koran dan majalah diimbangi kenaikan penjualan kertas tisu dan kertas fotokopi. Dalam 15 tahun terakhir, penjualan kertas koran turun sekitar 25 persen akibat gempuran media digital. Walau terjadi penurunan, penjualan kertas koran masih menempati peringkat dua APP-J setelah kertas fotokopi. Penjualan kertas fotokopi tahun lalu sekitar 1,2 juta ton dan pangsa APP-J tetap bertahan di level 25%. Kertas tisu toilet dan berbagai jenis tisu meja juga masih bertahan. “Kertas karton sepenuhnya dikuasai perusahaan lokal karena bahan baku kertas bekas,” papar Tan. Pabrik kertas karton di Indonesia juga mengimpor kertas bekas dari Jepang. Tisu toilet juga terbuat dari kertas bekas, sehingga pasar Jepang dikuasai perusahaan lokal. APP saat ini sudah mengekspor produknya ke 120 negara. Dari jumlah itu, APP memiliki kantor perwakilan di 35 negara, di antaranya di Jepang. Primus Dorimulu/AB BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu