Klinik Aborsi Raden Saleh Gunakan Alat Operasi Tumpul Berkarat

Rimanews – Polisi menyita sejumlah peralatan medis beserta obat-obatan kedaluwarsa dari klinik aborsi bodong di kawasan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat. “Ditemukan obat antiwidon sudah kedaluwarsa, obat mengurangi rasa nyeri atau kontraksi, anti alergi yang expired-nya sejak tahun 2014,” ujar Kepala Subdit Sumdaling Resere Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Metro Jaya, AKBP Adi Vivid di lokasi penggerebekan, Rabu (24/2/2016). Baca Juga Sidang dipindah, Ahok: saya nurut saja Banser ingin bantu amankan natal, ini respons Kapolda Metro Demokrat: Tak perlu menyindir kebijakan masa lalu Polisi berpangkan melati dua itu juga menyebutkan, barang bukti lain berupa alat pendukung aborsi sudah tumpul dan berkarat. Bahkan, Adi menyebutkan, beberapa alat lainnya tidak sesuai dengan ketentuan yang diperbolehkan Kementerian Kesehatan RI, karena tampak seperti alat medis abal-abal yang mudah ditemui di Pasar Pramuka. “Semua cairan infus juga dalam kondisi yang sama, kadaluarsa sejak Januari 2014,” ungkap dia. Dari tiga lokasi praktik aborsi ilegal berkedok rumah mewah itu juga, sambung Adi, jauh dari persyaratan izin melaksanakan praktik kegiatan medis. Sebab, semua peralatan yang digunakan jauh dari kategori steril. “Tempat, juga peralatan tidak higienis, ada beberapa peralatan karatan karena hanya dicuci dengan air seadanya,” ungkapnya. Sedikitnya, Kepolisian telah berhasil meringkus sembilan orang tersangka dengan tiga dokter tanpa keahlian khusus dibidang kandungan. Mereka yang diamankan dengan inisial MM, IM, MN, dan IU (dokter), G, R, RE, ZT dan IA (karyawan) serta SY, H, N, HS dan SH (Calo). Dalam perkara ini Kepolisian menjerat tersangka dengan Pasal 75 Jo Pasal 194 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman kurungan 10 tahun penjara. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : klinik aborsi , raden saleh , berkarat , kriminal , Nasional

Sumber: RimaNews