Politisi AS Berencana Bantai Muslim di New York

Rimanews – Mantan calon anggota Kongres Amerika Serikat mengaku berencana melakukan aksi terorisme dengan menghabisi seluruh umat Islam dan menghancurkan sebuah masjid di desa Muslim di negara bagian New York. Robert R Doggart (63) berencanan melakukan pembantaian tersebut di Islamberg menggunakan senapan M4, pistol, bahan peledak, dan parang. Rencana kejinya ini terungkap setelah FBI menyadap telepon milik Doggart. Baca Juga Kado Akhir Tahun Teroriswati Pemanggilan Eko Tanpa Izin Presiden, Kapolri Dituding Arogan Kapolri Tantang Eko Tunjukkan Bukti Bom Bekasi Pengalihan Isu Tiba di Bareskrim, Eko Patrio Enggan Berkomentar Banyak Muslim Inggris Ditangkap Terkait Terorisme, Tapi Tidak Terbukti FBI kemudian menangkapnya pada tanggal 10 April lalu di Signal Mountain, Tennessee, atas tuduhan melakukan ancaman pembunuhan. Doggart, yang maju sebagai calon independen sebagai anggota Kongres Tennessee pada tahun 2014, telah membicarakan rencana penyerangannya itu melalui komunikasi telepon dan menulisnya di akun Facebook miliknya. Di Facebook, ia menulis: “Target 3 (Islamberg) rentan terhadap berbagai macam pendekatan dan harus benar-benar dihancurkan.” Sementara menurut dokumen pengadilan, dalam sebuah rekaman ia berkata: “Kami akan membakar rumah mereka (dan) jika ada yang mencoba untuk, misal, melukai kami dengan cara apapun, penembak jitu kami akan melumpuhkan mereka dari jarak 350 yard (320 meter). Penembak itu adalah saya. “Kami akan membawa M4 dengan 500 butir amunisi… pistol dengan tiga magasin ekstra, dan parang. “Dan jika harus menggunakan parang, kami akan memotong mereka (Muslim) sampai hancur.” Berdasarkan pembelaan, Doggart bisa dihukum lima tahun penjara federal. Muhammad Matthew Gardner, juru bicara The Muslims of America (TMOA), mengatakan: “Doggart adalah contoh hasil dari merajalelanya Islamophobia yang telah menyebar kebohongan selama bertahun-tahun tentang masyarakat kami yang hidup dengan damai. “Semua pasti setuju, jika seorang Muslim melakukan ini, pelaku akan segera diidentifikasi sebagai teroris dan dituntut dengan hukum maksimal.” Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Pembantaian Muslim , terorisme , Politisi AS , Amerika , Internasional

Sumber: RimaNews