Persebaya Pesta Gol Tak Puaskan Rahmad Darmawan

Persebaya Surabaya berpesta usai menggelontor gawang Perseru Serui dengan empat gol tanpa balas di lanjutan Indonesia Super League (ISL) yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (20/4/2014) kemarin. Namun, kemenangan dengan skor telak 4-0 itu belum mampu memuaskan pelatih Persebaya , Rahmad Darmawan. Pelatih yang akrab disapa RD itu mengeluhkan banyaknya peluang yang terbuang sia-sia. Seharusnya, Greg Nwokolo dan kawan-kawan bisa mencetak gol lebih banyak lagi jika lebih berkonsentrasi meskipun Perseru Serui bermain sangat defensif. Keempat gol Persebaya lahir lewat aksi Alfin Tualasamony, Emmanuel Kenmogne, dan dua gol Greg Nwokolo. “Setelah kita menang 4-0, sepertinya anak-anak kurang konsentrasi. Banyak hal yang sebenarnya mudah justru menjadi sulit. Tadi kadang-kadang anak-anak merasa di atas angin. Tapi tak benar bila kita dianggap meremehkan. Solusi untuk mengatasi compact defence adalah, mau tidak mau harus memancing lawan untuk keluar,” kata Rahmad Darmawan usai laga. Dari kubu Perseru Serui, pelatih Robby Maruanaya tidak terima atas kekalahan dari Persebaya tersebut dan menuding ada sesuatu yang tidak beres antara wasit Maulana Nugraha yang memimpin pertandingan dan pihak tuan rumah. “Kepemimpinan wasit menjadi patokan. Setelah kita tanya ke pengawas pertandingan, akhirnya kita baru tahu bahwa Persebaya mengintimidasi wasit. Ada intimidasi dari bench Persebaya. Catat itu. Saya tidak tahu bentuknya. Tanya ke pengawas pertandingan,” tukas Robby Maruanaya. “Omongan itu keluar dari pengawas pertandingan. Saya tanya ke pengawas pertandingan dan beliau yang sampaikan seperti itu. Apa yang dikatakan oleh pengawas, tolong disampaikan. Saya sebelumnya tak pernah protes wasit. Perseru di kandang juga disakiti, tapi saya biarkan,” tambahnya.

Sumber: Sidomi